Tanggungjawab Individu Sekitar Marga

PENGENELANAHLI KUMP:SARVINDRAS        (16DEE15F1082)DARVINRAJ           (16DEE15F1051)RISHISUTHAN3.0 TANGGUNGJAWAB INDIVIDU    TERHADAP DIRI, KELUARGA,MASYARAKAT DAN NEGARA

Keluarga, Tidak dapat pada berbelanja bersama wang ringgit,Tidak berhasil pada beli pindai.

Keluarga,Tempat kami menempel prihatin,Tempat beta mencurahkan segala dilema,Keluarga artinya segala-galanya buatku.

Keluarga,Engkau sentiasa berada disampingku, Waktu recok dengan suka pada lalui dengan, Engkau yang sudah pernah mengajarku erti bermukim yang sebenar.

Keluarga, Tanpanya hidupku tidak sempurna,Tanpanya hidupku rupa-rupa kesepian,Tanpanya hidupku ini tak bermakna.B. Tanggungjawab Individu Terhadap Kelurga

 Menurut Kamus Dewan (DBP), dinasti yakni badan yg mempunyai perhubungan marga  antara satu menyerupai lain. Peranan individu perkara bangsa mempunyai banyak cabang ibarat  tanggungjawab tentang bunda ayah. Seorang budak bertanggungjawab mematuhi, menghargai dengan  mendukung bunda bapanya. Bila individu berkenaan seorang ayahanda, yaitu menjadi tanggungjawabnya   membagi perlindungan, nafkah. kasih cinta dengan didikan kepada anak dengan isterinya. Individu berkenaan berbobot melahirkan pakar gelar keluarganya. 

* Definisi Keluarga

Keluarga asal dari bahasaSansekerta:kula lagi warga”kulawarga” yang berarti “anggota” “bagian keluarga”. Keluarga artinya ranah pada mana sejumlah perseorangan yang sedang mempunyai paduan keturunan, bersatu. Keluarga garis dasar (“nuclear family”) terdiri bermula bapak, bunda, dan bocah-kanak-kanak mereka. Ada juga yang mendefinisikan maka keluarga merupakan satu formasi manusia yg dihubungkan dengan menikah darah, perkawinan ataupun pemungutan anak dukung. Di Barat, marga didefinisikan selaku satu perpaduan manusia yg memiliki sangkutan darah alias kawin berlaku bagai perkawinan lalu pemungutan bocah angkat. Banyak ahli antropologi berpendapat kata “darah” urgen difahami secara metaforik kerana berjibun masyarakat tidak Barat memiliki konsep berkeluarga yang bukan berlandaskan “talenta”.* Keluarga Bahagia

Bahagia atau kesedihan denyut sesebuah bangsa bermula mulai kurungan. Perkataan                 “BAHAGIA” melambangkan sesuatu yg bagus lagi menyeronokkan. Kebahagian boleh dihubungjalinkan bukan sahaja dan tingkat pencapaian materialisme melainkan lebih menekankan pada sangka ekuilibrium yg mengakar terhasil bermula kapita yg lunak.* Ciri-Ciri Keluarga Bahagia

Hidup berkeluarga adalah kain kapas-kain kapas, harapan, niat dengan garis hidup setiap insan. Agama apapun berbobot kesempurnaan ajarannya kelola dekat-dekat rangrangan bangsa yang dibangun bersama alas pernikahan.Dari hasil pernikahan ini mau membanyak keturunan-marga pertama seumpama kesalahan satu tujuan mulai memandu hidup berkeluarga. Dalam tempuh bahtera menetap berkeluarga, tidaklah semudah ibarat yang pernah kita bayangkan. Tidak dikit sangkar tangga yg gagal mempertahankan keseluruhan, keharmonisan bersama kedamaian dinasti, akan tetapi bukan dikit juga yang berhasil menjaganya. Untuk dikau semua yang sedang alias sudah pernah membuat sebuah marga,atribut-identitas dinastibersatu hati lalu bahagia sesudah itu:

Keluarga yg besar selalu mengetahui maka agama sebagai sesuatu yg utama berisi menunjang kepaduan dengan keguyuban bangsa. Kedekatan dan Sang Pencipta mau mewujudkan sifat mereka kemudian bakal memperoleh ketenangan orang, emosi, sayang beserta kurnia cinta. Semakin mahal kedekatan dengan Sang Pencipta semakin mahal tingkat kepaduan bersama kenyamanan keluarganya.

Cinta membagi kekuatan yang luar biasa dalam berdomisili berkeluarga. Dengan saling mencinta mau memenuhi kepaduan dengan keguyuban masing-masing bagian keturunan. Cinta mau membuang seluruh hambatan yg timbul di tengah perjalanan. Keluarga yang dibangun tanpa landasan sayang merupakan bukan entah. Meski tak satu-satunya kondisi, akan tetapi sayang tetap giat jatah membentuk pernikahan yang menonjol bersama kuat.

Pada detik pertama kali membentuk sebuah marga, masing-masing pribadi mempunyai cita-cita jatah mewujudkan, menjaga bersama membela pernikahan. Inilah “kebajikan”. Keluarga yg bahagia dibangun dan asas tugas yg dominan bersama kukuh. Komitmen yg besar hendak menghindari aduk tangan golongan ketiga berisi kekuasaan dinasti. Banyak contoh marga yg batal karena kehadiran partai ketiga. Entah gabung tangan mertua, sobat, cahaya mata kelam beserta sebagainya.

4. Memberi umpan balik (feedback) lalu saling menasehati.

Setiap manusia berhasil terbenam ke babak-bab yg memberatkan dia sendiri sekalipun kerabat, lalu mungkin sanggup menjadi pencetus pagi buta keretakan kurungan tangga. Keluarga yg cerah mempunyai kelaziman saling membagi jebakan kamar beserta membagi nasehat dengan destinasi menjaga pribadi-perseorangan yg dikasihinya pada, kayanyamenjadikan putusan yg merugikan. Saling asah, asih beserta tuntun, saling menahan harapan bersama cita-kain kapas pasangannya adopsi marga semakin teguh.

Artinya, kenyataan-fenomena yang berlaku dalam membina berdomisili berkeluarga jauh dari apa pun yg dibayangkan sebelumnya. Keluarga yang dominan berhasil menyamakan sendiri beserta bertindak realistis tanpa kehilangan dambaan untuk mencapainya pada suatu hari kelak.

Keluarga ygbersatu hati memiliki kerjasama yg berpengaruh masing-masing anggotanya. Suami membantu isteri lagi anak. Isteri sehat suami dengan budak. Anak kondusif ayah dengan ibunya. Mereka terus memperjuangkan bagi melakukan berbagai acara beserta-sama. Hal ini akan membentuk sense of belonging yg semakin mempererat ikatan kerabat.

Komunikasi ialah pilar primer berisi membina paduan berkeluarga. Terciptanya hubungan efektif batin (hati) kerabat semakin membentengi ikatan lubuk hati di jarak mereka. Keluarga yg cerah terus mengedepankan hubungan dalam menangani konflik meskipun pengambilan putusan-putusan primer.

8. Mengelola ekonomi beserta bagus.

Hampir sejumlah besar periode berarti (maksud) dinasti balig ini artinya menelusuri nafkah. Tidak sanggup dipungkiri faktor ekonomi tidak sanggup dilihat remeh. Bagaimana mungkin rumah kurungan tangga tidak didukung sang topangan perdagangan yang memadai. Mengatur ekonomi secara keutamaan sebagai keharusan biar konstruksi kerabat tetap dominan bersama kokoh.* Tanggungjawab pribadi berarti (maksud) marga

Kepemimpinan bukanlah objek yang gampang jatah dilaksanakan lalu cantik beserta benar, seseorang komisaris haruslah mempunyai watak lagi ukuran yg berhasil membina jemaah kejalan yang lebih bagus dengan diridhai oleh Allah SWT. Kepemimpinan yang bukan sesuai beserta apa yang sudah pernah diamanatkan bakal mendapatkan respons dan azab yg betul-betulpedih dari Allah SWT.

Dalam beraneka ragam pasal Al-Qur’an Allah SWT telah menyebutkan bermacam tugas bersama tanggungan yang harus dilaksanakan sang seseorang dewan, berisi dinasti contohnya, bagaimana Allah berpesan untuk berkelanjutan menjaga diri lagi keluarga mereka mulai azab yg akan menimpanya, melansir nasehat bersama menasihati pada bagian dinasti bakal aturan lalu aliran Allah artinya suatu keniscayaan yg tidak boleh diabaikan dengan ditinggalkan.

Di sisi lain saya wajibmempertahankan lagi memilihara semua perbuatan saya dari aktivitas salah beserta syirik kepada Allah, di sisi lain Allah memberitakan tanggungjawab perihal orang-perseorangan yg telah diamanatkan kepada kita untuk melindungi beserta saya ajar bermula pekerjaan-kegiatan yg tidak boleh Allah SWT.

Setiap individu benar mempunyai tanggungjawab terpisah bahkan bila telah menjadi jurusan dari sebuah kerabat. Jelaslah tanggungjawab di sana semakin permukiman.~Antara peranan individu berisi kelurga ialah:

      i. Memberi kurnia nafsu

 Kasih cinta membantu pengaruh menonjol batin (hati)  hayat seseorang. Kasih cinta ialah satu  cetusan emosinterhadap sesuatu alias seorang. Ia  memasukkan suasana, sikap bersama angan-angan seorang atau  sesuatu yang lain. Jangan memendam perasaan  nafsu lagi cinta suka lalu perasaan itu perlulah  disokong dengan jamahan, usapan beserta pujian  yg nrimo.

       ii. Mengingati tarikh-tarikh utama berbobot bangsa

Berusaha mengingati tarikh-tarikh besar setiap pakar gelar    kerabat bagai hari jadi perkahwinan, dies natalis  dengan sebagainya.

 b. Menyediakan Makanan, Tempat Tinggal Dan Pakaian

         i.  Membeli urgensi bersama-sama

Adakalanya doktor marga boleh membeli harta urgensi lalu-mirip supaya memperoleh membahagikan ciptaan. Ini pula tak bakal menyengsarakan seorang individu sahaja.

       ii.   Saling membantu